Tampilkan postingan dengan label Electrical. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Electrical. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 September 2014

Kebutuhan Maksimun Rangkaian Akhir

Kebutuhan maksimun untuk rangkaian akhir ialah arus penuh beban terpasang. Untuk menghitung beban terpasang ini berlaku ketentuan-ketentuan sebagai berikut;
  • untuk lampu harus diperhitungkan jumlah VA yang sesungguhnya dengan minimun 50 VA per lampu, kecuali apabila kemampuan fitingnya lebih rendah daripada 50 VA;
  • untuk kotak-kontak dinding dengan kemampuan maksimun 16 A atau maksimun 16 A per fasa, harus diperhitungkan 100 VA per kotak-kontak atau 100 VA per fasa;
  • untuk kotak-kontak dinding dengan kemampuan maksimun 16 A atau maksimun 16 A per fasa, harus diperhitungkan arus kerja penuh yang tertera pada kotak-kontak itu;
  • untuk kotak-kontak khusus diperhitungkan jumlah VA sebenarnya dari lampu atau alat listrik yang khusus dihubungkan dengan kotak kontak itu.

Luas penampang hantaran, yaitu hantaran yang menghubungkan kotak-kontak meter PLN dengan perlengkapan hubung-bagi utama dari instalasi, harus sekurang-kurangnya 4 mm2.

Penempatan Sakelar

Penempatan sakalar
    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_-Ec5TdlDBxe5A6CX3BwvDcMFwTYeeyS51Vhvle0RHqdKd5TjrMdcFxiq5FyQQA3KnHM39_uJB4RDwa4tSy2Tl98YPq0DZAE6pFmmwJdzVe9uXQebFD42DfouVme31tHK_Jmqbmh1qFk/s320/saklar.jpg
  • Sakalar untuk penerangan umum selalu ditempatkan di dekat pintu, sedemikian hingga kalau pintunya dibuka, sakelar dapat langsung dijangkau.
  • Umumnya sakelar dipasang 1,50 meter di atas lantai. Kalau dipasang lebih rendah, ada kemungkinan dapat dijangkau oleh anak-anak kecil.

Untuk saluran utamanya digunakan NYA 2,5 mm2, karena dalam rangkai akhir ini terdapat kotak-kontak dinding, tidak boleh digunakan NYA 1,5 mm2. Juga untuk hantaran antara lampu dan sakelarnya digunakan NYA 2,5 mm2. Hantaran yang menghubungkan lampu dengan sakelarnya ini juga disebut hantaran lampu. Tidak ada ketentuan mengenai warna yang harus digunakan untuk hantaran lampu.

Untuk hantaran fasanya digunakan salah satu warna yang diperbolehkan, misalnya merah. Hantaran netralnya harus biru.

Hantaran netral tidak boleh diputuskan atau dilepas secara tersendiri. Jadi dalam hantaran netral tidak boleh dipasang sakelar kutub-satu. Hantaran netral hanya boleh diputuskan bersama-sama dengan hantaran fasanya dengan menggunakan sakelar kutub-dua dengan pemutusan sesaat.

Hantaran pengamannya harus dari jenis hantaran terlindung dan berisolasi seperti hantaran fasanya. Jadi dalam hal ini harus digunakan NYA yang dipasang dalam satu pipa dengan hantaran fasanya. Warna isolasinya harus sama warna majemuk hijau-kuning (kuning strip hijau). Untuk luas penampang hantaran fasa 2,5 mm2, luas penampang hantaran pengamannya harus juga sekurang-kurangnya 2,5 mm2.

Untuk lampu luar depan gudang harus digunakan armatur kedap air. Untuk penyambungannya digunakan kabel NYM 2 x 2,5 mm2.


Jenis sakelar:
  • sakelar tunggal (sakelar kutub-satu)
  • sakelar seri dua (sakelar kutub-dua)
  • sakelar hotel (sakelar tukar/sakelar dua arah)
  • sakelar dimmer

http://tokolistrikmurah.com/wp-content/uploads/2014/06/20140524_122404-800x800.jpg



https://ecs3.tokopedia.net/newimg/cache/200-square/product-1/2014/9/11/163748/163748_fd8a4d7a-39a9-11e4-9ab8-ae562523fab8.jpg https://ecs3.tokopedia.net/newimg/cache/200-square/product-1/2014/9/11/163748/163748_acf33c6e-39a9-11e4-8fd4-8e9d4908a8c2.jpg


http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSIJ-An6o8BwoqQZs_BUeJB6dOKBA89E88f70ak2WDTXnHVedACVA


Penempatan Kotak-Kontak

Penempatan kotak-kontak ( Stop Kontak)

    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJuBb4Rbg4-sMg3MWlfM-fb9lsukSR1qhE2LoPHfu3kzmkgbn55hsyBQL9KwnZ8pTxLSkD14OtKo-hFW4BmY-B66x4-oI2fb92q4egsWIX2Kw_vdLIQIR7YlkLrj1i6vPLJApZJ5q26-w/
  • Secara umum kotak-kontak dinding sebaiknya dipasang tidak jauh dari sudut-sudut ruangan. Kotak kontak yang dipasang di tengah-tengah dinding, besar kemungkinannya akan tertutup oleh suatu perabot, sehingga menjadi kurang berfungsi.
  • Penempatan kotak-kontak dinding di dekat pintu juga kurang tepat. Kabel fleksibel yang dihubungkan dengan kotak-kontak tersebut dapat mengganggu orang yang memasuki ruangan melalui pintu itu.
  • Jika ada tempat perapian, ada baiknya kotak-kontak dinding di kiri kanannya.
  • Kotak-kontak dinding sebaiknya jangan dipasang di dekat kaki dinding, karena dapat membahayakan anak-anak kecil. Kotak-kontak dinding yang dipasang kurang dari 1,25 meter dari lantai, harus diberi tutup pengaman.
  • Jika harus memasang juga kotak-kontak di dekat kaki dinding, sebaiknya digunakan kotak-kontak yang ditanam dalam dinding, supaya tidak mudah rusak karena terlanggar.
  • Kotak-kontak dinding jangan dipasang didekat kran air, supaya tidak kemasukan percikan air.

http://www.listrikshop.com/content/uploads/mtoc/product_images/dscn7508.jpg





Minggu, 28 September 2014

Ringkasan Isi PUIL 2000

Bagian 1 dan bagian 2 tentang pendahuluan dan persyaratan dasar yang merupakan padanan dari IEC 364-1 Part 1 dan Part 2 tentang Scope, Object Fundamental Principle and Definitions.

Bagian 3 tentang proteksi untuk keselamatan, banyak mengacu pada IEC 60364 Part 4 tentang Protection for Safety. Bahkan istilah yang berkaitan dengan tindakan proteksi seperti SELV yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan tegangan ekstra rendah pengaman digunakan sebagai istilah baku, demikian pula istilah PELV dan FELV. PELV adalah istilah SELV yang dibumikan, sedang FELV adalah sama dengan tegangan ekstra rendah fungsional. Sistem kode untuk menunjukkan tingkat proteksi yang diberikan oleh selungkup dari sentuh langsung ke bagian berbahaya, seluruhnya diambil dari IEC dan kode IP (International Protection). Demikian pula halnya dalam pengkodean jenis pembumian. Kode TN mengganti kode PNP dalam PUIL 1987, demikian juga kode TT untuk PP dan kode IT untuk kode HP. 

Bagian 4 tentang perancangan instalasi listrik, dalam IEC 60364 Part 3 yaitu  Assessment of General Characteristics, tetapi isinya banyak mengutip dari SAA Wiring Rules dalam Section General Arrangment tentang perhitungan kebutuhan maksimum dan penetuan jumlah titik sambung pada sirkit akhir. 

Bagian 5 tentang perlengkapan listrik, mengacu pada IEC 60364 Part 5 yaitu Selection and Erection of Electrical Equipment dan standar NEC. 

Bagian 6 tentang Perlengkapan Hubung Bagi dan Kendali (PHB) serta komponennya, merupakan pengembangan Bab 6 PUIL 1987 dengan ditambah unsur-unsur dari NEC. 

Bagian 7 tentang penghantar dan pemasangannya tidak banyak berubah dari Bab 7 PUIL 1987. Perubahan yang ada mengacu pada IEC, misalnya cara penulisan kelas tegangan dari penghantar. Ketentuan dalam bagian 7 ini banyak mengutip dari standar VDE. Dan hal-hal yang berkaitan dengan tegangan tinggi dihapus. 

Bagian 8 tentang ketentuan untuk berbagai ruang dan instalasi khusus merupakan pengembangan dari Bab 8 PUIL 1987. Dalam PUIL 2000 dimasukkan pula klarifikasi zona yang diambil dari IEC, yang berpengaruh pada pemilihan dari perlengkapan listrik dan cara pemasangannya diberbagai ruang khusus. Ketentuan dalam bagian 8 ini merupakan bagian dari IEC 60364 Part 7 yaitu Requirment for Special Instalation or Locations. 

Bagian 9 meliputi Pengusahaan instalasi listrik. Pengusahaan dimaksudkan sebagai perancangan, pembangunan, pemasangan, pelayanan, pemeliharaan, pemeriksaan dan pengujian instalasi listrik serta proteksinya. Di IEC 60364, pemeriksaan dan pengujian awal instalasi listrik dibahas dalam Part 6 yaitu tentang Verification. PUIL 2000 berlaku untuk instalasi listrik dalam bangunan dan sekitarnya untuk tegangan rendah sampai 1000V arus bolak balik dan 1500V arus searah dan gardu transformator distribusi tegangan menengah sampai 35KV. Ketentuan tentang transformator distribusi tegangan menengah mengacu pada NEC 1999. 

Pembagian dalam sembilan bagian dengan judulnya pada dasarnya sama dengan bagian yang sama pada PUIL 1987. PUIL 2000 tidak menyebutkan pembagiannya dalam pasal, subpasal, ayat atau subayat. Perbedaan tingkatnya dapat dilihat dari sistem penomorannya dengan digit. 

Contohnya Bagian 4 dibagi dalam 4.1; 4.2 dan seterusnya. Sedangkan 4.2 dibagi dalam 4.2.1 sampai 4.2.9, dibagi lagi dalam 4.2.9.1 sampai dengan 4.2.9.4. Jadi untuk menunjuk kepada suatu ketentuan cukup dengan menuliskan nomor dengan jumlah digitnya. Seperti halnya pada PUIL 1987, PUIL 2000 dilengkapi pula dengan indeks dan lampiran-lampiran lainnya pada akhir buku. 

Lampiran mengenai pertolongan pertama pada korban kejut listrik yang dilakukan dengan pemberian pernafasan bantuan, diambilkan dari standar SAA, berbeda dengan PUIL 1987. 

Persyaratan Umum Instalasi Listrik ini berlaku untuk semua pengusahaan instalasi listrik tegangan rendah arus bolak balik sampai 1000V, arus searah 1500V dan tegangan menengah sampai 35KV dalam bangunan dan sekitarnya baik perancangan, pemasangan, pemeriksaan dan pengujian, pelayanan, pemeliharaan maupun pengawasannya dengan memperhatikan ketentuan yang terkait. 

Persyaratan Umum Instalasi Listrik ini merupakan hasil penyempurnaan Peraturan Umum Instalasi Listrik 1987 dengan memperhatikan standar IEC, terutama terbitan TC 64 "Electrical Instalation of Buildings" dan standar internasional lainnya yang terkait. Penunjukan dalam Persyaratan dalam PUIL 2000 dilakukan dengan menyebutkan nomornya, dan PUIL 2000 ini diberlakukan untuk seluruh wilayah Republik Indonesia.

Ringkasan Isi PUIL 2000

Ringkasan Isi PUIL 2000

Bagian 1 dan bagian 2 tentang pendahuluan dan persyaratan dasar yang merupakan padanan dari IEC 364-1 Part 1 dan Part 2 tentang Scope, Object Fundamental Principle and Definitions.

Bagian 3 tentang proteksi untuk keselamatan, banyak mengacu pada IEC 60364 Part 4 tentang Protection for Safety. Bahkan istilah yang berkaitan dengan tindakan proteksi seperti SELV yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan tegangan ekstra rendah pengaman digunakan sebagai istilah baku, demikian pula istilah PELV dan FELV. PELV adalah istilah SELV yang dibumikan, sedang FELV adalah sama dengan tegangan ekstra rendah fungsional. Sistem kode untuk menunjukkan tingkat proteksi yang diberikan oleh selungkup dari sentuh langsung ke bagian berbahaya, seluruhnya diambil dari IEC dan kode IP (International Protection). Demikian pula halnya dalam pengkodean jenis pembumian. Kode TN mengganti kode PNP dalam PUIL 1987, demikian juga kode TT untuk PP dan kode IT untuk kode HP.

Bagian 4 tentang perancangan instalasi listrik, dalam IEC 60364 Part 3 yaitu  Assessment of General Characteristics, tetapi isinya banyak mengutip dari SAA Wiring Rules dalam Section General Arrangment tentang perhitungan kebutuhan maksimum dan penetuan jumlah titik sambung pada sirkit akhir.

Bagian 5 tentang perlengkapan listrik, mengacu pada IEC 60364 Part 5 yaitu Selection and Erection of Electrical Equipment dan standar NEC.

Bagian 6 tentang Perlengkapan Hubung Bagi dan Kendali (PHB) serta komponennya, merupakan pengembangan Bab 6 PUIL 1987 dengan ditambah unsur-unsur dari NEC.

Bagian 7 tentang penghantar dan pemasangannya tidak banyak berubah dari Bab 7 PUIL 1987. Perubahan yang ada mengacu pada IEC, misalnya cara penulisan kelas tegangan dari penghantar. Ketentuan dalam bagian 7 ini banyak mengutip dari standar VDE. Dan hal-hal yang berkaitan dengan tegangan tinggi dihapus.

Bagian 8 tentang ketentuan untuk berbagai ruang dan instalasi khusus merupakan pengembangan dari Bab 8 PUIL 1987. Dalam PUIL 2000 dimasukkan pula klarifikasi zona yang diambil dari IEC, yang berpengaruh pada pemilihan dari perlengkapan listrik dan cara pemasangannya diberbagai ruang khusus. Ketentuan dalam bagian 8 ini merupakan bagian dari IEC 60364 Part 7 yaitu Requirment for Special Instalation or Locations.

Bagian 9 meliputi Pengusahaan instalasi listrik. Pengusahaan dimaksudkan sebagai perancangan, pembangunan, pemasangan, pelayanan, pemeliharaan, pemeriksaan dan pengujian instalasi listrik serta proteksinya. Di IEC 60364, pemeriksaan dan pengujian awal instalasi listrik dibahas dalam Part 6 yaitu tentang Verification.

PUIL 2000 berlaku untuk instalasi listrik dalam bangunan dan sekitarnya untuk tegangan rendah sampai 1000V arus bolak balik dan 1500V arus searah dan gardu transformator distribusi tegangan menengah sampai 35KV. Ketentuan tentang transformator distribusi tegangan menengah mengacu pada NEC 1999.

Pembagian dalam sembilan bagian dengan judulnya pada dasarnya sama dengan bagian yang sama pada PUIL 1987. PUIL 2000 tidak menyebutkan pembagiannya dalam pasal, subpasal, ayat atau subayat. Perbedaan tingkatnya dapat dilihat dari sistem penomorannya dengan digit.

Contohnya Bagian 4 dibagi dalam 4.1; 4.2 dan seterusnya. Sedangkan 4.2 dibagi dalam 4.2.1 sampai 4.2.9, dibagi lagi dalam 4.2.9.1 sampai dengan 4.2.9.4. Jadi untuk menunjuk kepada suatu ketentuan cukup dengan menuliskan nomor dengan jumlah digitnya.
Seperti halnya pada PUIL 1987, PUIL 2000 dilengkapi pula dengan indeks dan lampiran-lampiran lainnya pada akhir buku. Lampiran mengenai pertolongan pertama pada korban kejut listrik yang dilakukan dengan pemberian pernafasan bantuan, diambilkan dari standar SAA, berbeda dengan PUIL 1987.

Persyaratan Umum Instalasi Listrik ini berlaku untuk semua pengusahaan instalasi listrik tegangan rendah arus bolak balik sampai 1000V, arus searah 1500V dan tegangan menengah sampai 35KV dalam bangunan dan sekitarnya baik perancangan, pemasangan, pemeriksaan dan pengujian, pelayanan, pemeliharaan maupun pengawasannya dengan memperhatikan ketentuan yang terkait.

Persyaratan Umum Instalasi Listrik ini merupakan hasil penyempurnaan Peraturan Umum Instalasi Listrik 1987 dengan memperhatikan standar IEC, terutama terbitan TC 64 "Electrical Instalation of Buildings" dan standar internasional lainnya yang terkait. Penunjukan dalam Persyaratan dalam PUIL 2000 dilakukan dengan menyebutkan nomornya, dan PUIL 2000 ini diberlakukan untuk seluruh wilayah Republik Indonesia.


Luas Penampang Hantaran

Luas penampang hantaran yang harus digunakan. Pertama-tama ditentukan oleh kemampuan hantar arus yang diperlukan dan suhu keliling yang harus diperhitungkan. Selain itu harus juga diperhatikan rugi tegangannya. Rugi tegangan antara perlengkapan hubung-bagi. (yaitu yang berada di dekat kWh-meter PLN) dan titik beban pada keadaan stasioner dengan beban penuh, tidak boleh melebihi 5% dari tegangan di perlengkapan hubung-bagi bagi utama.

Disamping itu harus juga dipertimbangkan kemungkinan perluasan instalasi di kemudian hari, dan kekuatan mekanis hantarannya.

Untuk instalasi rumah hunian, hantarannya harus memiliki luas penampang tembaga sekurang-kurangnya 1,5 mm2.

Untuk saluran dua kawat, hantaran netralnya harus memiliki luas penampang sama dengan luas penampang hantaran fasanya.

Untuk saluran fasa-tiga dengan hantaran netral, kemampuan hantar arus hantaran netralnya harus sesuai dengan arus maksimun yang mungkin timbul dalam keadaan beban tak seimbang yang normal. Luas penampangnya harus sekurang-kurangnya sama dengan luas penampang tercantum dalam tabel 3.4

Dalam satu saluran fasa-tiga, semua hantaran fasanya harus memiliki luas penampang yang sama. Pengecualian hanya diperkenan untuk keadaan-keadaan khusus.

Kabel yang digunakan harus berlabel SPLN/LMK/SNI. Tapi apa sudah cukup hanya dengan SNI, LMK, dan SPLN, bahwa  penghantar / kabel itu standar? Dari hasil cek penampang kabel yang ada dipasaran walapun  ber SNI, LMK, dan SPLN banyak ditemukan kabel yang mempunyai penampang kurang / tidak sesuai dengan yang tertera pada tulisan pada isolasi kabel.

Kabel Rumah Dan Kabel Instalasi

Penggunaan kabel NYA

Tentang penggunaan NYA berlaku ketentuan-ketentuan berikut;
  • untuk pemasangan tetap dalam jangkauan tangan NYA harus dilindungi dengan pipa instalasi;
  • di ruang lembab, NYA harus dipasang dalam pipa PVC;
  • NYA tidak boleh dipasang langsung menempel pada plesteran atau kayu, atau ditanam langsung di dalam plesteran atau kayu, tetapi harus dilindungi dengan pipa instalasi;
  • kalau dipasang di luar jangkauan tangan, NYA boleh dipasang terbuka dengan menggunakan isolator rol; cara pemasangannya harus sedemikian hingga ada jarak bebas minimun 1 cm terhadap dinding dan terhadap bagian lain dari bangunan atau konstruksi;
  • NYA boleh digunakan di dalam alat listrik, perlengkapan hubungan-bagi dan sebagainya;
  • NYA tidak boleh digunakan di ruang basah, di alam terbuka atau di tempat kerja atau gudang dengan umlah kabel rumah boleh di pasang dalam satu pipa instalasi, tidak boleh melebihi jumlah yang tercantum dalam tabel 3.2

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikkiCBjXN6yzWXiKCYYphaYNRQ-KfOkiv9K6HtAX9qlO53WzIYP6Em4zTIerxyb_KZEjuwI9FOV6_Gt6eHAmgRAw6JlkZUUw5ghGYYvJ5nGhR1EZxWcVjETQzRH0bKACAfGTnwL4QyqPfE/s1600/QQQQQ.jpg
Tabel 3.2
Untuk ukuran-ukuran yang tidak tercantum dalam tabel 3.2 jumlah kabel rumah yang boleh dipasang dalam satu pipa instalasi ditentukan sedemikian hingga faktor pengisiannya tidak melebihi ketentuan di bawah ini:

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4eMa-I0DlEVoSh3DwrsQY69kwHJxyzzFDHF2Uxwch1E00aZ0x4_88IV67_8JiqRv1P3Pu4BlhOIOqWPLn4qgRcwtR3OXuIqhOz0w0L0LEyYRiOiaQ63mOnCZcgcocn1wNOIX0w3UR5f3I/s1600/cats.jpg

Penggunaan NYM / NYY
data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBxESEhQUEBMRFRUVFRYWFRgXEh4XGhcWGBkWGRgVGRgYHSggGBolHxYVIjEhJSkrLi8uGB81ODMsOCgtLisBCgoKDg0OGxAQGS0lHyUvNS42LC8tLCw3NCwsLCwsLC81NSssLywsMi0sNTQ3LDA3MiwsLCwvLCwtLCwsLSwsK//AABEIAKEBOAMBIgACEQEDEQH/xAAcAAEAAQUBAQAAAAAAAAAAAAAABQIDBAYHAQj/xABIEAABAwEDBQwHBgYCAQUBAAABAAIDEQQSIQUTFDFRBhYiQVJUYZGSk9HSFRcyU3GBowdVYqHh4iNCcrGywTOCoiRDY2RzRP/EABkBAQEBAQEBAAAAAAAAAAAAAAABAgMEBf/EACkRAQABAwIFBAIDAQAAAAAAAAABAgMRBBITIUFRYTFxkbEy8CKBwQX/2gAMAwEAAhEDEQA/AOZoiICIiAiIgIrkOv5O/wASmddtQW0VzOu2pnXbUFtFczrtqZ121BbRXM67amddtQW0VzOu2pnXbUFtFczrtqZ121BbRXM67aqCUF20WWSO7nGPZeFW3mlt4bRXXrHWrcTC4gNBJNaAYnAVP5AqZZl9rXyvbCb0zi59Z6guNailz/jN41YSa0bwsFf31P4RMZJN4AiW7Rrs5SM8E3oxnTwcMWt1INdbjQDEnAAcZOoBDhrU+7dLxsiLDfzlWz0q689xa6keMRL/AGPwt4WC8l3TOIddY5riHAOM14tLs7w28AUf/Fxd/Ncbqogh4LLI+lxj3VN0XWk1cBUgU4wMfgrcrC0lrgWkGhBFCDsIOorPs2UWtjDHNLsJmPAddvMlzRqHUNHh0Q1tIIoFnWXdC1rbmbkaGsc1pZPwmm7KGlpucB5zvCeAa3G4CiCAqFU1hIJAJDSATxAmtAdlaHqWzO3XULS2HiJIzgAa4l5OaFw3PaxJreoMAou15XMgfeDhWJkTGgi4AHxvc+gAo4mJuofznYKhFoqxIRqK9zztv5ILaK5nnbfyTPO2/kgtormedt/JM87b+SC2iuZ5238kzztv5ILaK9FISQCfyVlAREQEREBERAREQVxa/k7/ABKoVcWv5O/xKoQFUxtSBtIHWqVXD7Tf6h/dAo3aez+qUbtPZ/VUIgro3aez+qUbtPZ/VUgbFVmncl3UUCjdp7P6pRu09n9UzTuS7qKZp3Jd1FAo3aez+qUbtPZ/VM07ku6imadyXdRQKN2ns/qqH8dFXmncl3UVQ7CteJBstp3Pw5wtErmcIUbdElG1hacQQS4mUkAN1NKtjc6BeLpG3QJGtN5oBkbpIALg4jAwxk//AKAYceI7czaA/N3WXgQCL4oCXXQCdValYLcmy3b4hku3b97NmlzA3q0wGI6xtCCftO5uJlQZjeq6pIAawZqRzb+NQb0Z6CKLGtuQY42vOeN5rXlrCxoPADnUdR5peDailfaaoJkNdTeoKoQHknqQTVisNlEd6cvAzLJKh2tz5ZGXWtDTUtDBroKk1IFFf9DwY5u/M4tbLHE2UNJie5obU0PCbw6j+k4AFQBjfQAh1BWgxoK66DiqqTZzxtPUgybdZ2tzRAc2/HeIJvEEPeyoOFQ64HD+pY3B2u6h4qp0bzrDjgBjU4AUA+AGFF5mXck9SDzg7XdQ8U4O13UPFe5l3JPUmZdyT1IPODtd1DxTg7XdQ8V7mXck9SZl3JPUg84O13UPFODtd1DxXuZdyT1JmXck9SDzg7XdQ8U4O13UPFe5l3JPUvDE7YepBXE0VBBOumI6PirKvwcX9X+lYQEREBERAREQEREFcWv5O/xKoVcWv5O/xKoQFXD7Tf6h/dUKuH2m/wBQ/ugoREQVxa/k7/EqlVRa/k7/ABKoQeovEQeovFdkdQ4XdQ/lGwdCC2vHDDFV5w/h7I8FSUE5JlG3RF0j2ubfe2Ql8eAdWraV9kVacPisK1ZYmljEbyC26wajU3LoYcTQHgtxAFaLP3zOBJbEAXEZxxeL0gBdwZHNY2+OERwgTtJ4q3bq3m8c02rmFgo8ANBEgIDQz2KvBDSagtHCpWoQEkRb7TSNesU1Gh17DgqKKdtG6aR1/ge257n3pC68Hi0AscaC80GeoB920dKsbospttD2OYH0a1wN441c97yGipowXqAVwAQRNEoqxKejsjwXudPR2R4ILdEormePR2R4Jnj0dkeCC3RKK5nj0dkeCZ49HZHggt0SiuZ49HZHgmePR2R4ILdEormePR2R4Jnj0dkeCC3RVxDX8D/ZeiU9HZHgvf5nf9v9oPYOL+r/AErKvwcX9X+lYQEREBF61pJAGskAfE4BdayPuNsbLPELZY5c9d4ZvgAnaOFjxLNVcUt00TU5Ii7NvUyVzOTvR5k3qZK5nJ3o8yxxYb4MuMouzb1Mlczk70eZN6mSuZyd6PMnFg4MuORa/k7/ABKoXZxuUyVzOTvR5l5vUyVzOTvR5k4sHBqcaa0k0AJJ1ACp6gsmKxTXm/wptY/9t234LrZyPkuz1dHZ5GSXSG8O8eFh0ilaVUzHuWlIBzkOI5NfzvYrpF/TU07rtc088ekz9RLxX6r1Ne23TFX9uG2fJc73XRE8dLmloHzIVyXI0zTQ3Os+C7hvUl95D2f3LVN1+QnWUse9zHNkcRwRSjgB0nXisTqtJVMU2rmZnptqj7iILNV+ZniUYj3hzhmTJRydRGs8YI2dKkcj2CFlXWljpHV4LR7AG07T0alK5xmxM4zYtvQ2bcnkTJ1rq3RYQ8Y0MYr+vx6Ctk9Xlh5tB2AtP3G24R2uMt46j8if9HrXRLZuxgic9sjqOZHnHgMc66yjjeN0Gnsu6kEX6vLDzWDsBen7PbDzaDsBSA3b2Yskff4MTb8nAdVrb8jMW3a1vRSClK8FXJd18DYXzl7c0y9ecAT7OugAq75AoiK9Xlh5rB2Anq8sPNYOwFMHdVGHSNJIMTb76scKM4XCFRwhwXYtrqVg7tbPhRznXmyOaWxPcHNjuh7gWtNQC5o+aCO9Xlh5rB2Anq8sPNYOwFIu3bWcCpfQZl0+Mbgc03W+hbXiJA1kDAFV2bdhBI5rY3Xi+9dowkG61jjwqUGEjNZ/mCCL9Xlh5rB2Anq8sPNYOwFnjd1ZaOOdaA1xa4lpAa5r7hDiRweFQVOBqNqqg3a2d7xG14vl1wNLCHXs2JaEEYcAg1Pw14II71eWHmsHYCeryw81g7AUzvpjrKAamEAyANJpUE4UHCPBdgK6qa1bfuwgEJtBeMyKm+GkggcbaCrhgcRWtEEV6vLDzWDsBPV5YeawdgKVt27CCF1yV7Wuo1wBBxDniMUoMeEaU/0vLHuys8r7kUjXOo9xABqBG/NurUYUdhTj4sEEX6vLDzWDsBPV5YeawdgKRbu2s5u8Ol5xbjG4UILW8KreCKvYKmgq4BXLLuwhkaHRuqC8MHAIN5zQ8ChAOLCHV1UNUEV6vLDzWDsBPV5YeawdgLPi3dWVwjcJODJ7BLHAGpY0Ekt4ILnsaCaCrgF7Du3szhVr9dKVY4E1MYFAW1xzsVOh4OpBgj7PLBzWDuwoXdh9nNn0SV9lhYyWNpkbcFL90VLDtqAadNFL5S+0aOGWaMxSuzArI5tKAXWu6+EMONZWS93DJ5szm3AlhfW81zXNpGcC0muErOtBwDJljktEjIoGl75CA0DrLieJoGJK6A3c5k6xXtIbNbpxXONjBEUdcS11MO1U9AWNuHhFjsuUbW0fxI5TZICf5QHAFw+bm9gLa9z7nus8ZiLKXRqOp+t5mriSTWtOnoK8Wv1k6amJiI5z1nEd+0+vR1tW984lq7coZGfwZMn5lpPtxPoR04Xa/moXdTuSFnjbabLJn7I80D/5oyTQNfTirhWgxwIB13bdJY9NmNpBdCa3cySG38KkYg0re46fJSf2bWgOkkskvCgtTHtLTtDcHfG6HCvQ3YF9GmjNqLnOMxE/PT3jq4bv5Yc/RXbTAY3vjOJje5h6S1xbX8kWGltpIIIwINR8RqXXtw9vJhbNaMoRufI2lya6c3RxrdpTXQa9i5AvC0bAs1U7m6atr6F9LRc7sPZHinpaLndh7I8V89XBsCXBsCxw/LXF8fvw+hfS0XO7D2R4p6Wi53YeyPFfPVwbAlwbAnD8nF8fvw+hfS0XO7D2R4p6Wi53YeyPFfPVwbAlwbAnD8nF8fvw+gLVluNjHuFrsJLWucBdGJAJprWvRfarYqCpkBoKjN6jswNFx90QPErWiM2fmV5tVoLWppim7ziObVN+afSHaPWpYdsvd/qte3a7tIbXHG2C9Rri4lzaY0oAP/L8lzkWVmyvzPirjgaACgA1BcLH/G0ti5FyinnBVfqqjExCU05NOUTcdtWwbmNzTLa17RbIobQ08GKZt1sjdrZb2sY1bd/uvqOOUtuFkMlraeKOOSR3wDbo/wDJ7VulvsUE5JlaXVa5vtmgDmlpoAcCQSPmonJmT7Nk2F8QtEU1omLc+9jhcYxuLYWVOOOJPHQdC99KM5bO0PFWDKVfY4C4m6W1Y2Mhri1pa1znNBY0gYF7jq41TJk6zOidCYmmNzpHXccHSXrxadbTw3atVcFGelGctnaHinpSPls7Q8UTKYZZ4gZfa/jC68GRxFKXaAE8EAYYUVuKwwNLS1pF1sjWgPddDZbucAbWgBLWn4hRfpSPls7Q8U9KR8tnaHihlIz5Msz/AGmVNzN1vuBuXHR3Kg6rrnfM11q7Z7JDG8PjaWkOkfg4gXpaZw3a0xut6lE+lI+WztDxT0pHy2doeKGUn6Os/D4A/iNuPxPCbfMlDjynE/kr2jw5zO3BnL5fe47xaW69lCcNXGob0pHy2doeKelI+WztDxQyl47LA0yljAwzCkhaS0kVea4ajV7zUY1KolyfZnQ5h0bTFwqNxo28CDc42YOcBTVXBRfpSPls7Q8U9KR8tnaHihlMWmzQSOvPYCQ1rQdgaSRd2e0cRtSzWWCN99jA1117agmpDy1zq7TVjcTqpgof0pHy2doeKelI+WztDxQykhk2z1BLXEh16pkcbxqw8Kp4QqxhoeNqrsdjhipmw4AVwLicS1kYNTjUMY1oxwFVFelI+WztDxT0pHy2doeKGUiMmWaoJaSQ69i9xvGrHC9U8KhjjIB5IVUOTrOy5Rh/hvvsJe4kODQwEknEBrWAA4cFuxRnpSPls7Q8U9KR8tnaHihlfyhkVssxmMjr2F0EXg32cBU/hBV3JGSY4Jc61wJN/AMDQM4WF1KHAcBuCxPSjOWztDxWBlzLzY4X3XtL3AtYAampwrhxDWhlTuNfpViyjZmYyZ82uMcpriCQNpqyn/YLTrM2F7LU6e0SRSMH8GMYCQ40BHHiAKYUrVW8jZSlsszJoDdezVsc062OHG0+B1gLdZpMkZSOce9titJ9tsjQY3O4yHGgNfiDtCzVGWqZwkNwULdDjkDQ6R5cJHXLxFCQ1tOIEUPz6VIZPybHHlAz0DI4IDNNTBrXuDxTZ7NXU8VF2XJdmstXPyvExp1iF3Cd8AHHH/qVBbrN1zJY9FsLXx2et6R7yc5O7DF5ON3AHE1NBqAovnWdFXRqar01cpz3zz6T0xHR2rvRVbimIarbLRnJJJDhnJHv+F9xdT80VlF9N5xF60EkAYkkAdJOoKZ3o5R5pN1DxUmYhcTPohUU1vRyjzSfqHim9HKPNJ+oeKbo7rtnshUU1vRyjzSfqHim9HKPNJ+oeKbo7ptnshUU1vRyjzSfqHim9HKPNJuoeKbo7m2eyFRbNYNxNqcHG0NfAAQBeaDWvHrpTiWXvHHv/wDwHivRb09y5TupjMe8PLd1Vq1VtrnE+0tORbvZtxrGVLniQ0wDhQD5A4qPfkeKuDB8Fi5Zrt43Q3Zv272dk+jWFfsdgknJbFGXkYnVQDpJwCnvQzOQFl2WB8bS2IljSakNwqdVSubvhFx7ircRVtnBHRLH5lXvHyhzf6kfmXRPs9yi7P5mY1D2ktJ6NvwqOsrpOhx/hUR85bx8oc3+rH5k3j5Q5v8AVj8y+jdDj/Cmhx/hQfOW8fKHN/qx+ZN4+UOb/Vj8y+jdDj/Cmhx/hQfOW8fKHN/qx+ZN4+UOb/Vj8y+jdDj/AApocf4UHzlvHyhzf6sfmTePlDm/1I/Mvo3Q4/wpocf4UHzlvHyhzf6kfmTePlDm/wBWPzL6N0OP8KaHH+FB85bx8oc3+rH5k3j5Q5v9WPzL6N0OP8KaHH+FB85bx8oc3+rH5k3j5Q5v9WPzL6N0OP8ACmhx/hQfOW8fKHN/qx+ZN4+UOb/Vj8y+jdDj/Cmhx/hQfOe8bKHNvqx+ZYeVNzlrszA+eEsYSG3g5rgCdQN0mlelfTOjR7WrBy5kSK02eaB1P4sbmjocRwXDpBofkqPmBZ+SciWq1V0aCSUA0LgKMB2F7qNB6KqU3B7n22uV7rTwLPZ2X7RjSpxpHUavZdWmNB0hTWXt2crhcs1bPZ2C7HHHwDdGqpbiPgKD4qxE1TiCZxGZQlq3CZTjbedZHkcdxzJD2WOJPyC146yDUEGhBFCCNYIOo9C21uU8oWV7b8lojc4Xm3pC4EdLXEg/Aqct8EeWIJHhjWW+Bl6rRQTxjiI4zxDkkjidRWqmaf3KROXNUQFFlVTXEEEawQR8RiF1PcvukdPZw+05XZBJecLhzQoAaA0cK6lytpoQdhB6l0Nv2nNAA0CA0FK3hj0+yudcTPpDpRMR6y2f0rF9/R9cPgnpWL7+j64fBax60G/d8HaHlT1oN+74O0PKsbZ7N747tn9Kxff0fXD4J6Vi+/o+uHwWsetBv3fB2h5U9aDfu+DtDyptnsb47tn9Kxff0fXD4J6Vi+/o+uHwWsetBv3fB2h5U9aDfu+DtDyptnsu+O7csn2uCR7WnKkVqxLhGbjqkDkx4mlaqRNuH3ee3H5lyrdB9orpYg2GyxwSB7XNkYQXNps4PGCR8KqB39ZS98/sN8q8Os0l69MbJiMd8y51U255zMx7Y/13PTh93Htx+Zc83Z2lrbUbsWZqxhLKg44ivBNBWgWos3b5TOqaTst8qxsoZVkkeXSvLnn2iegAAYYYAKaLRXrNzdXNOMdIZ20x+NUz74/yE5pyactZ0zpXmm40qK/FfVRve5W2E2yCm1/Vm3n/AEFtuXMu21kjxZ2F7cy5zKROd/EDXkXnGjSCQwANNanEUNRpn2cWRznTWp2DImGNh5UslBQfBl8n4hbjpaA7LdvaJWPaDJmgYXNhc5l8yTAh5bwaiMQkioxJpVV2nLtvFkkeyH/1AdKGswIAbeuuALgZAaACmJvA04lRpaaWqMpuWrSXWmgfRkdYQ6AtrJRxLQ4G7I32Bgak3uKhWJDlu3uLA4OjcY5y8ZguayRlzMtD60cHAvNcMRSgOC90tNLQW7Rl/KDRwY3P/wDTEl2a/wD6Sxz2tu3q3QQGHDEu1giiycn5atrpmNnaWNvTNfdiJabjY7jhJqa1xMpFeIAa1a0tNLQUencpUl/hNJYHOj4JAkGdLRGaVLX3BWoBrwTxmmRDla3icMe1hhzpaZA0gloirW7XAZwe1qxu68Va0tNLQZMWWrSXWqt+6xozDtHcCXfxLzQ00MtKM1YGtb2NG2rTly3ixue2Ktp4dY6CjKXiAAXDOjBoBacb1aYUVvS00tBfyvlm3NkAs7GlmbjLi4VLXGQ3wKGjzcFKDUXA4heZLyzbnTUtDGtiuTEOa01LmyNEdRXgm444cZaTqVnS00tBbj3QW8llGOcDIRU2dzLzb0Q4V6hiFwyuvEDFoAr/ADX8j5etj2tbM0teXVJMRZ/DbFGZOCSf/eeYweNoqK6zRpaaZ0oLFn3Q5RpFWMuJfR/8BzGu4cIJ4VHQtDHTOBeMSymOF6uxZeyi4R32e28Mc4wllzgxOfI5pdUMB0hg2lrDiDU3NLTS0Gv7osvWhtrnY21PYKARgSFrY3FrPbvEV1k8CvyxWfuSy/PJa7rpHFgZJVukCYXm5gBzSHGrSTKQaaqbFIaSOjqXklvaxpeaANBcfgBX/SDXcmAMyTlAx635Rka/+kPYAPhSnWtMcJ5WyuhhL4of+V9RwaYnCuOAJwrhith+zrKsZM9jtRux23FruTPxY9PBp0sA41HZYyFa7G+WEyPiZLg8D2JRjiDxjo18RUzVE5p9SIieUpvc/kXTY2T2m0yOwLYmCjnhrcCTroK9GO3EKR3MWI2bKkLGPbI1wdRzeNhY4401GrRh0BRm5vdA2zRCF8Oca2twh11+OJaSPaBK2HSzZGSZRtTGxSOZmrHABQ44gkfmcMBXaAvBbnV1amqbn4c8fjjHTERz98ukxRFEY9f7cwyyxrbTaGt9kTzBvwEjgEWIXE1JNSSSTtJxJRfQcniIiAiIgIiICIiAiFw415fG0daD2ipzY2K9Z4HyEiNpdTXTi+arNjlH8jvy8UGNmxsWw7mt0UdnY6G02SG1QPdeuvo17HcpklCadH5jGsNokvIP5eKk8j5JicC60vcwA0DGjhO6SaEAIJu3bvg5rI4bIyCGOtyJkmAJ1uJuYuO1Ye/E+5+p+1bHkHcNYbUDcdNUf/J/qnSOtS3qos22fvB4ING34n3P1P2pvxPufqftW8+qizbZ+8HlT1UWbbP3g8qDRt+J9z9T9qb8T7n6n7VvPqos22fvB5U9VFm2z94PKoNG34n3P1P2pvxPufqftW8+qizbZ+8HlT1UWbbP3g8qDRt+J9z9T9qb8T7n6n7VvPqos22fvB5U9VFm2z94PKg0bfifc/U/am/E+5+p+1bz6qLNtn7weVPVRZts/eDyoNG34n3P1P2pvxPufqftW8+qizbZ+8HlT1UWbbP3g8qDRt+J9z9T9qb8T7n6n7VvPqos22fvB5U9VFm2z94PKg0bfifc/U/am/E+5+p+1bz6qLNtn7weVPVRZts/eDyoNH34n3P1P2rDyrulfNGYwy4He0b14kcnUKVXRvVPZds/eDyqG3WfZo2CzSTWYyF0Qvua5168we1SgqCBU9NCqOakLbMkbv7XDGIpmxWuICgbOKuA4hfxr/2BPStVY0uIDQXFxAaAKkk4AADWVvFk+z9kbGyZUtTbNexETKOk+ZNRXoaDTagpH2i3MbNk6xQv4n1v0PwDGf3WqZXytPapM7aZHSP1CuAaNd1rRg0fD51W5jcrkeXgwW+Zj9QzrRdJ6asb/cLWN025m0WF4bOAWO/45W4sf0fhdTG6flVBDIiIKowC5oJoC4AnYCRUroG9LIv3oe3H4LnzRUgbSB1rd2/ZXbiAQ+zYivtnj+SxV7t0+zK3o5F+9D24/Beb0ci/eh7cfgsf1VW7l2XvP0T1VW7l2XvP0Wc+ftrn2+mTvRyL96Htx+Cb0ci/eh7cfgsb1VW7l2XvP0T1VW7l2XvP0TMd/tcePpk70ci/eh7cfgm9HIv3oe3H4LG9VVu5dl7z9E9VVu5dl7z9Ez5+059vpK2PIeTLOxz7PaW2klwBrdcQAMQC3ADEH5hVZyzchnZHgtfynuJtdhhdLLNG2MuaHZt9TU4NwIxx/wBKCv8A/wBmT8l9PTau3btxTVEy+Rq9Ddu3ZqpmIb7n7PQgNaK7AB/ZQZDScdig22qlP4xP/UYqo21ctVfou42xjDto9NXYid05ymrjEuMUHp6aevK9reNw9tzNtjoeC8OBHSBX+15dSly9A00e6NpoXUc8A3RrdQnUNq4huLlMlsip/I2WQ/ARub/dwW4ZWyUy0Oe4yPZfiMTroGILXNFeJ1LxIqKg8dMEG/ty9AReD4y0AOJvigaagOrWlMDj0FVuyzEAXEsDW1vEuFBTXU6hRc6fkaL+KGuLWTRhkjCL96kkshcXONal0z611pPkWJ1mfZi+W450jq3sRfvUBr7QbewryQdYVR0NuXICXAOjJZ7fCHA4+FjwfmqJN0Vmbg6SEfGRo1UrrPSOtaRogJnLpC7PR5v2QCxlHAAEa8XOOOsk/AY9lyQyO4GyOLY2TxtBAJuzlhdVxxcQWAgnHXWqK6A3L9nIqHxEXS6oeKXW4F1a6gdZ4lUMuwXg29HeOpt8VNBU0FanAg/Nc4tWQo5Ncsg/gaPgG0zRjcwihHGXXviBsWRk/JjIXtdG91GulLWkA0EgjFwHWGtEbAOgIN/GXIMAHR4kgcMYkEgjXrBB6kZl2B1LrozU0FHg1NL1BQ4mmPwxXNzuegpKLz6TA3hhQOMplzjdjq0FfwhZLMkQicWgVDxIZAB7IrHmroGoYcevADUg34ZdgN6jo+AaP4Y4B2Ox4PzVRy1CAXEso2t43hRtNdTqFOlaKyz0dO4yVM4u1MbeA0BwDRxOAvuOPG4k1qsafI0TrJohfII6ODSCKgOvUDsKPpeJqcagHWKoOhvy1C3BxYCADi4DAmgOPETh8UZlqE4AsJoTg4HAGhOB1A4HYVz/ACpkmG0PEkhdeDGNbjquPLwTyqkjA4VaDxLzJuSYoJc7GXXi2VpriDnHteTTioW6hgbzidaDfo90FndduviN4lraSA3nDW1tDiRsCqZl2BwvNdGRW7UOBF6tLtQddcKLnRyIwkOdI8m+Xuo0CvDifQay3hRNxrqJGGFK8l5LbBdAkLmg3sWgcNsMcEZo3DCNhrtLq4akMN/j3Q2Z1LskRvEtbSRpvOGJaKHE04gvWZfs5FWviIxxDwRgaHEHbh8VzluQI+ADI+jCCGgAAND4ZGsZrLAHQs1Hjd0UqsuQomZvhvJY9rjgAHta2JrWOAFLv8CJ2Gst6aIN1tm7axxSOje5we32gIZHUFAa1a0ilDrVyzbp7LaHOhAfUtN5r4ZI+CaA/wDI0DU4YdK5vlfIcstolkaYbklA5pc4ZwAM/wCTgEH2aYcSyNzuSJILRnXuaRdka0ZwvIa/MhrKlgqGtiaKk1QQn2cWCOzttdtlF/Qy6CEHjlGBd8cWNrxXnKByzbpZnOklcXPccT/YAcTeIBbRucfn8mZTjZi5lrfPQayxzmur/wCD+ytMyjaLjKgVJNAtW6opriqejNUZiYSGV7NZo3xiyTOlDm1fXiPyApXHDiotr3ITC2RS5OtBvMewugJxMbm6qE7CQ4DocNRotJyhky0WKSJtozZzoq26a0pQEahqJC277N7OXW1r/wCWJj3uPEARdFe1+RVruxciMTM+Z9Z+F2TTM5jHhzySMtJa7BzSWu+LTQ/mCiv5SnEk00jdT5ZHj4Oe4j8ivFgY6yNPn9/aO/f5ljogyNPn9/aO/f5k0+f39o79/mWOimIMsjT5/f2jv3+ZNPn9/aO/f5ljomIMsjT5/f2jv3+ZNPn9/aO/f5ljomIMqrVNLIKPlmcNdHSucOpxIWHon4ispFTLHZZQNZd8qK9JI46hhxKpEXK1ecpvIW5e2WyN77KIpDGQHR50CUA6nBrgAW9NeI7FEq5Z53xuDo3vY4anMcWu+FWkFTBl03c9uedk6F7rTdFqtADbgIdmoQbxvEYXnODcNjfisvS1yt9umJJdNMSdZMriT8SSvNMl97L3jvFVHVdLTS1yrTJfey947xTTJfey947xQdV0tNLXKtMl97L3jvFNMl97L3jvFB1XS00tcq0yX3sveO8U0yX3sveO8UHVdLTS1yrTJfey947xTTJfey947xQdV0tNLXKtMl97L3jvFNMl97L3jvFB1XS00tcq0yX3sveO8U0yX3sveO8UHVdLTS1yrTJfey947xTTJfey947xQdV0tNLXKtMl97L3jvFNMl97L3jvFB1XSliZWytmYXvriGkN6XHBo61zXTJfey947xVEsz3e297qarziadaCU3I5ffYJxK0X2EXJmctnRXC8NYr0jjW4ZQ3IWfKDDLkyaNzHYmFxuujdsAOrX7Lh8CQubr1ji03mktcNRaS0j5jFBvVj+zS3ueHWh4owUDpZrwa0bAC40GzAK5uhy7ZrHZ32LJ787JLhaLQNVNRYwjCtKjDBoJxJJK0ee2zSCkkszxsfK5w6nEhWFMLkREVQREQEREBERAREQEREBERAREQEREBERAREQEREBERAREQEREBERAREQEREBERAREQEREH/2Q==
Kabel NYM
Tentang penggunaan NYM / NYY berlaku ketentuan-ketentuan berikut ini:
- NYM / NYY boleh dipasang langsung menempel pada plesteran atau kayu atau ditanam langsung dalam plesteran, juga di ruang lembab atau basah, ditempat kerja atau gedung dengan bahaya kebakaran atau ledakan; 
- NYM/NYY juga boleh dipasang langsung pada bagian-bagian lain dari bangunan, konstruksi, rangka dan sebagainya, asalkan cara pemasangannya tidak merusak selubung luar kabelnya;
- NYM tidak boleh dipasang di dalam tanah.
- NYY dipergunakan untuk instalasi tertanam (kabel tanah)


Untuk pemasangannya digunakan klem dengan jarak antara yang cukup rapat, sehingga kabelnya terpasang ra[ih, lurus, dan tidak melendut.

Kalau dipasang di ruang lembab haruys digunakan kotak sambung yang kedap air dan kedap lembab.


http://dc399.4shared.com/doc/AO7I_b-u/preview_html_m6bc6eabc.png



Pembagian Beban

Untuk instalasi yang dihubungkan dengan fasa-tiga, bebannya harus dibagi setara mungkin atas masing-masing fasa.


http://dc341.4shared.com/doc/V1Ci8F23/preview_html_m68e61183.pngInstalasi di ruangan yang memerlukan aliran listrik dengan gangguan sekecil mungkin, harus dihubungkan dengan lebih dari satu rangkaian akhir dan sedapat mungkin dengan fasa yang berbeda. Ini terutama penting untuk gedung-gedung, di mana padamnya penerangan secara tiba-tiba dapat menimbulkan panik, misalnya di gedung-gedunh pertunjukan, toko-toko, pasar dsbnya. Di gedung-gedung demikian, penerangan ruangan dengan lebih dari enam titik lampu, penerangan di gang, tangga, dan tempat keluar, harus di bagi atas sekurang-kurangnya dua rangkaian dan sedapat mungkin di bagi atas beberapa fasa.


https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRKDdbQ7nRrKfADYDt0aCz9l0xsPyzA5VNjB2pa7tc95kOu3oWU

Sabtu, 27 September 2014

Perlengkapan Hubungan-Bagi

Pemasangan Perlengkapan Hubungan-Bagi PHB untuk Rumah Tinggal Yang Standar dan Ideal

https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT29gH-boLenNLfJ0TGIb03B40srGwZMYARXKowTITOT9tXwDND
Panel PHB
PHB adalah kotak tempat pemasangan dan menghubungkan perlengkapan listrik seperti MCCB, RCCB/ELCB, dll dan tempat membagi group / sirkit akhir, tempat penyambungan Penghantar PE dan Gounding.

Memasang PHB
Sesuai PUIL 2000 :
6.2.1.1 PHB harus ditata dan dipasang sedemikian rupa sehingga terlihat rapi dan teratur dan harus ditempatkan dalam ruangan yang cukup leluasa.
6.2.1.2 PHB harus ditata dan dipasang sedemikian rupa sehingga pemeliharaan dan pelayanan mudah dan aman, dan bagian yang penting mudah dicapai.

PHB dipasang paling rendah 1,5 meter dan paling tinggi 2 meter.

Dengan ketentuan diatas PHB sebaiknya dipasang di tempat yang mudah dijangkau, mudah pelayanannya, aman dan ruang cukup leluasa, sekitar area garasi mobil atau di area yang tidak mencolok mata yang tidak mengganggu design interior ruangan.

PHB jangan dipasang di kamar tidur atau ruang – ruang yang sangat pribadi, alasannya sangat jelas yakni pada saat ada gangguan/Hubung singkat kalau PHB ada dikamar tidur akan menggangu orang yang lagi istirahat, itu belum lagi kalau pemilik kamar pergi keluar rumah dan kamar dikunci oleh pemilik kamar akan lebih menyulitkan dalam perbaikan listrik dirumah tersebut.


https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRx1ow3HB31LLfAsyXB49u5hiYW2LdOgEqzgP4M-Xc5ctWru3uf
Kotak Panel MCB

Instalasi Rumah Tinggal

Instalasi listrik rumah, harus memenuhi Persyaratan Dasar Instalasi Listrik sebagaimana tercantum dan diatur dalam Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000).

A  MAKSUD DAN TUJUAN

MAKSUD :
Mengusahakan instalasi listrik terselenggara dengan baik

TUJUAN :
  • Menjamin keselamatan manusia dari bahaya kejut listrik
  • Keamanan instalasi listrik beserta perlengkapanya
  • Keamanan gedung serta isinya dari kebakaran akibat listrik
  • Perlindungan lingkungan
B. ACUAN
PUIL 2000, merupakan hasilpenyempurnaan PUIL 1987, PUIL 1987, PUIL 1980 dengan mempehatikan standar IEC, terutama terbitan TC 65 “Electrical Instalations of Buildings”.


https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQChk5obaL-IcUJVvzevUiAaoJYzO9QYEpjBzrikNYUTXKtn14I
Gambar Instalasi
Rangkuman instalasi listrik;

Untuk pekerjaan suatu instalasi listrik, lebih dahulu harus dibuat gambar rencana berdasarkan denah bangunan, dimana instalasinya akan dipasang. Gambar harus jelas, mudah dibaca dan dimengerti. Dinding-dinding digambar dengan garis tunggal. Agak tipis. Saluran-saluran listriknya (wiring installation), digambar lebih tebal. (Instalasi rumah tinggal)

PHB adalah kotak tempat pemasangan dan menghubungkan perlengkapan listrik MCCB. RCCB/ELCB, MCB, dll ) dan tempat membagi group / sirkit akhir, Tempat penyambungan Penghantar PE dan Gounding.

Perlengkapan yang ada dalam kotak PHB:

2.1. Rel Netral

2.2. Rel pentahanan / grounding (PE).

Moulded Case Circuit Breaker (MCCB), berfungsi sebagai pemutus sirkit pada tegangan menengah.

2.4. RCCB / ELCB
adalah  sebuah modul proteksi yang dibuat untuk meminimalkan bahaya arus bocor yang terjadi pada instalasi listrik. Bahaya arus bocor ini bisa mengakibatkan sengatan arus listrik terhadap manusia bahkan dapat menimbulkan kebakaran. RCCB / ELCB ini adalah modul tambahan. Di Indonesia belum diwajibkan memasang RCCB / ELCB meski korban manusia dan kerugian harta benda akibat listrik secara statistik cukup tinggi (Betapa lemahnya kita dalam hal proteksi terhadap manusia dan terhadap kebakaran). Di negara maju sudah diwajibkan memasang RCCB / ELCB atau modul tambahan proteksi sejenisnya.

Fungsi MCB adalah sebagai peralatan pengaman terhadap gangguan hubung singkat dan beban lebih yang mana akan memutuskan secara otomatis apabila melebihi dari arus nominalnya.
Hal ini termasuk juga apabila terjadi short circuit atau hubung pendek atau konslet karena pada saat terjadi short, arus listrik akan melonjak naik.

Fungsi dari trafo arus adalah:
  • Mengkonversi besaran arus pada sistem tenaga listrik dari besaran primer menjadi besaran sekunder untuk keperluan pengukuran sistem metering dan proteksi
  • Mengisolasi rangkaian sekunder terhadap rangkaian primer, sebagai pengamanan terhadap manusia atau operator yang melakukan pengukuran.
  • Standarisasi besaran sekunder, untuk arus nominal 1 Amp dan 5 Amp
2.7. Voltmeter dan Amperemeter
merupakan alat ukur untuk mengetahui tegangan dan arus di PHB .

2.8. Lampu indikator

Jenis hantaran yang banyak digunakan untuk instalasi rumah hunian ialah kabel rumah NYA dan kabel instalasi NYM, NYY

a. Penggunaan NYA
Tentang penggunaan NYA berlaku ketentuan-ketentuan, untuk pemasangan tetap dalam jangkauan tangan NYA harus dilindungi dengan pipa instalasi

b. Penggunaan NYM / NYY
Tentang penggunaan NYM / NYY berlaku ketentuan-ketentuan, boleh dipasang langsung menempel pada plesteran atau kayu atau ditanam langsung dalam plesteran, juga di ruang lembab atau basah, ditempat kerja atau gedung dengan bahaya kebakaran atau ledakan.

c. Identifikasi hantaran dengan warna
Mengenai penggunaan warna untuk identifikasi hantaran berlaku ketentuan-ketentuan:

Luas penampang hantaran yang harus digunakan. Pertama-tama ditentukan oleh kemampuan hantar arus yang diperlukan dan suhu keliling yang harus diperhitungkan. Selain itu harus juga diperhatikan rugi tegangannya. Rugi tegangan antara perlengkapan hubung-bagi. (yaitu yang berada di dekat kWh-meter PLN) dan titik beban pada keadaan stasioner dengan beban penuh, tidak boleh melebihi 5% dari tegangan di perlengkapan hubung-bagi bagi utama.

Untuk instalasi yang dihubungkan dengan fasa-tiga, bebannya harus dibagi.setara mungkin atas masing-masing fasa.
 
Jenis hantaran yang banyak digunakan untuk instalasi rumah hunian ialah kabel rumah NYA, dan kabel instalasi NYM, dan NYY untuk Lampu Taman / Luar Bangunan. berlabel SPLN/LMK/SNI.

Tapi apa sudah cukup hanya dengan SNI, LMK, dan SPLN, bahwa  penghantar / kabel itu standar? Dari hasil cek penampang kabel yang ada dipasaran walapun  ber SNI, LMK, dan SPLN banyak ditemukan kabel yang mempunyai penampang kurang / tidak sesuai dengan yang tertera pada tulisan pada isolasi kabel
.
f. Pentanahan
Sistem dengan titik netral ditanahkan adalah suatu sistem yang titik netral dari sistem tersebut sengaja dihubungkan ke tanah, baik melalui impedansi maupun secara langsung.

Penempatan kotak-kontak

Penempatan kotak-kontak, secara umum kotak-kontak sebaiknya dipasang tidak jauh dari sudut-sudut ruangan, tidak di dekat pintu, sebaiknya jangan dipasang di dekat kaki dinding (jika kurang dari 1,25 meter dari lantai harus diberi tutup pengaman), dan jangan dipasang didekat kran air.

Penempatan sakalar

Penempatan sakalar, untuk penerangan umum ditempatkan di dekat pintu (dapat langsung dijangkau), umumnya dipasang 1,50 meter di atas lantai.

Sebelum gambar instalasinya dapat diselesaikan, lebih dahulu harus dibuat pembagian rangkaian akhirnya. Jumlah titik beban yang diperbolehkan hanya 9 (sembilan).

Kebutuhan maksimun untuk rangkaian akhir ialah arus penuh beban terpasang. Untuk menghitung beban terpasang ini berlaku ketentuan-ketentuan sebagai berikut; minimun 50 VA per lampu; 100 VA per kotak-kontak atau 100 VA per fasa; dan untuk lampu dan kotak-kontak khusus diperhitungkan jumlah VA sebenarnya dari lampu atau alat listrik yang khusus dihubungkan dengan kotak kontak itu.

Luas penampang hantaran, yaitu hantaran yang menghubungkan kotak-kontak meter PLN dengan perlengkapan hubung-bagi utama dari instalasi, harus sekurang-kurangnya 4 mm2.

Gambar Instalasi Listrik

https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQbaYrI7pqsV8jaOmAcN7efJ_dNynQlmTvUx1iZ36pulj1Lbu8e
Gbr. Instalasi Listrik
Untuk pekerjaan suatu instalasi listrik, lebih dahulu harus dibuat gambar rencana berdasarkan denah bangunan, dimana instalasinya akan dipasang. Gambar harus jelas, mudah dibaca dan dimengerti. Dinding-dinding digambar dengan garis tunggal. Agak tipis. Saluran-saluran listriknya (wiring installation), digambar lebih tebal.
Gambar instalasi listrik yang dimaksud bukan gambar layout ( rencana penempatan) semua peralatan listrik yang akan dipasang misalnya titik lampu, kotak kontak, dll. Gambar instalasi listrik adalah rencana penyabungan peralatan listrik dengan alat pelayanannya, misalnya antara lampu dan sakalarnya, dan sebagainya.

Gambar-gambar yang diperlukan dalam pekerjaan instalasi listrik ialah:
  1. Gambar situasi untuk menyatakan letak bangunan, dimana instalasinya akan dipasang, serta rencana penyambungannya dengan jaringan PLN.
  2. Gambar instalasi, meliputi;
  • rencana penempatan semua peralatan listrik yang akan di pasang dan sarana pelayanannya, misalnya titik lampu, sakalar, kotak kontak, perlengkapan hubungan-bagi (PHB) dan sebagainya;
  • rencana penyambungan peralatan listrik dengan alat pelayanannya, misalnya antara lampu dan sakalarnya, motor dan pengasutnya, dan sebagainya;
  • hubungan antara peralatan listrik dan sarana pelayanannya dengan perlengkapan hubungan-bagi (PHB) yang bersangkutan;
  • data tehnis yang penting dari setiap peralatan listrik yang akan dipasang.

C. Diagram instalasi garis tunggal, meliputi:
  • diagram perlengkapan hubungan-bagi, dengan keterangan mengenai ukuran atau daya nominal setiap komponennya;
  • keterangan mengenai beban yang terpasang dan pembagiannya;
  • ukuran dan jenis hantaran yang akan digunakan;
  • sistem pentanahannya.

d. Gambar perincian atau keterangan yang diperlukan, meliputi misalnya:
  • perkiraan ukuran fisik perlengkapan hubungan-baginya;
  • cara pemasangan alat-alat listriknya;
  • cara pemasangan kabelnya;
  • cara kerja instalasi kontrolnya, kalau ada.

Trafo Arus

https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRyBYXdBEWyXQ8j1z-D66smV696xFTDOqKdW5gVh5EY9pJCp5_0xg

Current Transformer

r

Fungsi dari trafo arus adalah:
  • Mengkonversi besaran arus pada sistem tenaga listrik dari besaran primer menjadi besaran sekunder untuk keperluan pengukuran sistem metering dan proteksi
  • Mengisolasi rangkaian sekunder terhadap rangkaian primer, sebagai pengamanan terhadap manusia atau operator yang melakukan pengukuran.
  • Standarisasi besaran sekunder, untuk arus nominal 1 Amp dan 5 Amp
Secara fungsi trafo arus dibedakan menjadi dua yaitu:
a). Trafo arus pengukuran
  • Trafo arus pengukuran untuk metering memiliki ketelitian tinggi pada daerah kerja (daerah pengenalnya) 5% – 120% arus nominalnya tergantung dari kelasnya dan tingkat kejenuhan yang relatif rendah dibandingkan trafo arus untuk proteksi.
  • Penggunaan trafo arus pengukuran untuk Amperemeter, Watt-meter, VARh-meter, dan cos φ meter.
b). Trafo arus proteksi
  • Trafo arus untuk proteksi, memiliki ketelitian tinggi pada saat terjadi gangguan dimana arus yang mengalir beberapa kali dari arus pengenalnya dan tingkat kejenuhan cukup tinggi.
  • Penggunaan trafo arus proteksi untuk relai arus lebih (OCR dan GFR), relai beban lebih, relai diferensial, relai daya dan relai jarak.
  • Perbedaan mendasar trafo arus pengukuran dan proteksi adalah pada titik saturasinya seperti pada kurva saturasi dibawah ini.
    Kurva kejenuhan CT untuk Pengukuran dan ProteksiKurva kejenuhan CT untuk Pengukuran dan Proteksi
  • Trafo arus untuk pengukuran dirancang supaya lebih cepat jenuh dibandingkan trafo arus proteksi sehingga konstruksinya mempunyai luas penampang inti yang lebih kecil .

Moulded Case Circuit Breaker

https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ56tB_mD2pvXEqqXEPcrvVdhey-mo0M-2KsyImH9rIQsNS03AM
MCCB
Singkatan MCCB adalah Moulded Case Circuit Breaker. Fungsi MCCB adalah sebagai pemutus sirkit pada tegangan menengah.
Dalam memilih circuit breaker hal-hal yang harus dipertimbangkan adalah :
  • Karakteristik dari sistem di mana circuit breaker tersebut dipasang.
  • Kebutuhan akan kontinuitas pelayanan sumber daya listrik.
  • Aturan-aturan dan standar proteksi yang berlaku.

Karakteristik sistem

1. Sistem tegangan
Tegangan operasional dari circuit breaker harus lebih besar atau minimum sama dengan tegangan sistem.

2. Frekuensi sistem
Frekuensi pengenal dari circuit breaker harus sesuai dengan frekuensi sistem. Circuit breaker Merlin Gerin dapat beroperasi pada frekuensi 50 atau 60 Hz.

3. Arus pengenal
Arus pengenal dari circuit breaker harus disesuaikan dengan besarnya arus beban yang dilewatkan oleh kabel, dan harus lebih kecil dari arus ambang yang diijinkan lewat pada kabel.

4. Kapasitas pemutusan
Kapasitas pemutusan dari circuit breaker harus paling sedikit sama dengan arus hubung singkat prospektif yang mungkin akan terjadi pada suatu titik instalasi dimana circuit breaker tersebut dipasang.

5. Jumlah pole dari circuit breaker

6. Jumlah pole dari circuit breaker sangat tergantung kepada sistem pembumian dari sistem.

Kebutuhan Kontinuitas Sumber Daya
Tergantung dari kebutuhan tingkat kontinuitas pelayanan sumber daya listrik, dalam memilih circuit breaker harus diperhatikan :

1. Diskriminasi total dari dua circuit breakaer yang ditempatkan secara seri

2. Diskriminasi terbatas (sebagian), diskriminasi hanya dijamin sampai tingkat arus gangguan tertentu.

Persyaratan Dasar Instalasi Listrik Rumah Hunian

Instalasi listrik rumah hunian, wajib memenuhi Persyaratan Dasar Instalasi Listrik sebagamana tercantum dan diatur dalam Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000).

Persyaratan Dasar Instalasi Listrik yang dimaksud, sbb: 

1. Proteksi Untuk Keselamatan
Persyaratan dalam pasal ini dimaksudkan untuk menjamin keselamatan manusia, dan ternak dan keamanan harta benda dari bahaya dan kerusakan yang bisa ditimbulkan oleh penggunaan instalasi listrik secara wajar.

Pada instalasi listrik terdapat dua jenis risiko utama, yaitu :
a) arus kejut listrik;
b) suhu berlebihan yang sangat mungkin mengakibatkan kebakaran, luka bakar atau efek cedera lain.

2. Proteksi dari kejut listrik
2.1. Proteksi dari sentuh langsung
Manusia dan ternak harus dihindarkan/diselamatkan dari bahaya yang bisa timbul karena sentuhan dengan bagian aktif instalasi (sentuh langsung) dengan salah satu cara di bawah ini:
a) mencegah mengalirnya arus melalui badan manusia atau ternak;
b) membatasi arus yang dapat mengalir melalui badan sampai suatu nilai yang lebih kecil dari arus kejut.

2.2. Proteksi dari sentuh tak langsung
Manusia dan ternak harus dihindarkan/diselamatkan dari bahaya yang bisa timbul karena sentuhan dengan bagian konduktif terbuka dalam keadaan gangguan (sentuh tak langsung) dengan salah satu cara di bawah ini:
a) mencegah mengalirnya arus gangguan melalui badan manusia atau ternak;
b) membatasi arus gangguan yang dapat mengalir melalui badan sampai suatu nilai yang lebih kecil dari arus kejut listrik;
c) pemutusan  suplai  secara  otomatis  dalam  waktu  yang  ditentukan  pada  saat  terjadi gangguan yang sangat mungkin menyebabkan mengalirnya arus melalui badan yang bersentuhan dengan bagian konduktif terbuka, yang nilai arusnya sama dengan atau lebih besar dari arus kejut listrik.

Untuk mencegah sentuh tak langsung, penerapan metode ikatan penyama potensial adalah salah satu prinsip penting untuk keselamatan.

3. Proteksi dari efek termal
Instalasi   listrik   harus   disusun   sedemikian   rupa   sehingga   tidak   ada risiko tersulutnya  bahan  yang  mudah  terbakar  karena  tingginya  suhu  atau  busur  api  listrik. Demikian pula tidak akan ada risiko luka bakar pada manusia maupun ternak selama perlengkapan listrik beroperasi secara normal.

4. Proteksi dari arus lebih
Manusia atau ternak harus dihindarkan/diselamatkan dari cedera, dan harta benda diamankan dari kerusakan karena suhu yang berlebihan atau stres elektromekanis karena arus lebih yang sangat mungkin timbul pada penghantar aktif.

Proteksi ini dapat dicapai dengan salah satu cara di bawah ini:

a) pemutusan secara otomatis pada saat terjadi arus lebih sebelum arus lebih itu mencapai nilai yang membahayakan dengan memperhatikan lamanya arus lebih bertahan;
b) pembatasan arus lebih maksimum, sehingga nilai dan lamanya yang aman tidak terlampaui.

5. Proteksi dari arus gangguan
Penghantar, selain penghantar aktif, dan bagian lain yang dimaksudkan untuk menyalurkan arus gangguan harus mampu menyalurkan arus tersebut tanpa menimbulkan suhu yang berlebihan.

Perhatian khusus harus diberikan pada arus gangguan bumi dan arus bocoran, dan untuk penghantar aktif yang memenuhi  2.1.4.1, terjamin proteksinya dari arus lebih yang disebabkan oleh gangguan.

6. Proteksi dari tegangan lebih
Manusia atau ternak harus dicegah dari cedera dan harta benda harus dicegah dari setiap efek yang berbahaya akibat adanya gangguan antara bagian aktif sirkit yang disuplai dengan tegangan yang berbeda.

Manusia dan ternak harus dicegah dari cedera dan harta benda harus dicegah dari kerusakan akibat adanya tegangan yang berlebihan yang mungkin timbul akibat sebab lain (misalnya, fenomena atmosfer atau tegangan lebih penyakelaran).

7. Proteksi perlengkapan dan instalasi listrik.

1. Perlengkapan listrik
1.1. Pada setiap perlengkapan listrik harus tercantum dengan jelas : Nama pembuat dan atau merek dagang;

1.2. Perlengkapan listrik hanya boleh dipasang pada instalasi jika memenuhi ketentuan dalam PUIL 2000 dan/atau standar yang berlaku.

1.3. Setiap perlengkapan listrik tidak boleh dibebani melebihi kemampuannya.

2. Instalasi listrik
Instalasi yang baru dipasang atau mengalami perubahan harus diperiksa dan diuji dulu sesuai dengan ketentuan mengenai :
a) resistans isolasi (3.20);
b) pengujian sistem proteksi (3.21);
c) pemeriksaan dan pengujian instalasi listrik (9.5.6).

Instalasi listrik yang sudah memenuhi semua ketentuan tersebut diatas dapat dioperasikan setelah mendapat izin atau pengesahan dari instansi yang berwenang dengan syarat tidak boleh dibebani melebihi kemampuannya.

Jumat, 26 September 2014

Grounding / Pentahanan

A. Sistem dengan titik netral di tanahkan (di-grounding-kan)

https://thumbp10-sg3.mail.yahoo.com/tn?sid=1834645683&mid=ABCvCmoAAA92VCU6WQsAaKterNk&midoffset=2_0_0_1_167614&partid=3&f=1904&fid=Inbox&m=ThumbnailService
Grounding Sign
Sistem dengan titik netral ditanahkan adalah suatu sistem yang titik netral dari sistem tersebut sengaja dihubungkan ke tanah, baik melalui impedansi maupun secara langsung.
 
Tujuan dari pentanahan (grounding)
 adalah untuk mencegah timbulnya busur listrik pada sistem serta untuk membatasi tegangan pada fasa-fasa sistem tidak terganggu.

Ada beberapa metode pentanahan titik netral sistem tenaga listrik diantaranya yaitu: Pentanahan melalui tahanan (resistance grounding). Sistem yang ditanahkan dengan tahanan adalah sistem yang titik netralnya dihubungkan dengan tanah melalui tahanan. Pada umumnya nilai tahanan pentanahan lebih tinggi daripada reaktansi sistem pada tempat dimana tahanan itu dipasang. Salah satu masalah dalam pentanahan netral melalui tahanan adalah timbulnya rugi daya pada tahanan netral tersebut ketika terjadi gangguan fasa ke tanah. Nilai tahanan pentanahan netral tersebut harus dapat membatasi arus gangguan ke tanah antara 10% sampai 25% dari arus gangguan tiga fasa agar tidak banyak panas yang hilang pada waktu terjadi gangguan ke tanah. Nilai tahanan netral yang dapat digunakan tergantung pada kapasitas tegangan kerja sistem seperti yang diperlihatkan pada gambar 1.

Ada dua penggolongan pentanahan dengan tahanan yaitu:
  • Pentanahan dengan tahanan tinggi, adalah pentanahan netral sistem dengan tahanan yang akan membatasi arus gangguan ketanah ke harga yang sama atau sedikit lebih besar dari arus pelepasan kapasitif sistem. Biasanya untuk sistem ini arus gangguan ketanah tidak lebih dari 25A dan digunakan pada sistem distribusi tenaga listrik bertegangan rendah dan menengah. Sistem pentanahan ini secara efektif mengontrol transient overvoltage selama terjadi gangguan ke tanah dan memperkecil kerusakan karena kejutan dan busur listrik yang berbahaya pada titik gangguan.
  •  Pentanahan dengan menggunakan tahanan rendah, adalah pentanahan netral sistem dengan tahanan rendah hampir sama dengan dengan pentanahan secara langsung (solid). Besar tahanan dipilih sedemikian rupa sehingga rele gangguan ketanah dapat bekerja mendeteksi arus gangguan. Untuk arus gangguan ketanah yang lebih besar dari 25% tidak direkomendasikan untuk menggunakan tahanan sebab akan banyak rugi daya dalam bentuk panas yang tidak banyak panas yang hilang pada waktu terjadi gangguan ke tanah. Nilai tahanan netral yang dapat digunakan tergantung pada kapasitas tegangan kerja sistem seperti yang diperlihatkan pada gambar 1..
Kedua jenis pentanahan ini dibuat untuk membatasi tegangan lebih agar tidak melampui batas tegangan normal.

Gambar 1.. Nilai tahanan netral pada berbagai kapasitas dan tegangan kerja.

https://thumbp10-sg3.mail.yahoo.com/tn?sid=1834645683&mid=ABCvCmoAAA92VCU6WQsAaKterNk&midoffset=2_0_0_1_167614&partid=4&f=1904&fid=Inbox&m=ThumbnailService
Gbr.. 1.  Nilai Tahan netral pada berbagai kapasitas dan tegangan kerja
B.Kebutuhan Akan Pentanahan

Pada prinsipnya desain sistem pentanahan yang aman mempunyai tujuan:

  1. Membawa arus listrik kedalam tanah pada saat terjadi gangguan tanpa menimbulkan gangguan pada peralatan
  2. Memastikan bahwa operator yang mengoperasikan peralatan aman terhadap bahaya sengatan listrik.
Pada saat terjadi gangguan fasa ke tanah, maka ada arus yang masuk ke tanah. Jika suatu sistem tidak mempunyai sistem pentanahan, arus tersebut akan berada pada tanah di sekitar sistem yang terjadi gangguan sehingga tanah tersebut mempunyai beda potensial yang dapat menyengat operator pada waktu mengoperasikan peralatan. Tegangan tersebut sangat besar karena tidak ada lintasan arus yang kembali pada sumber arus, dapat dikatakan bahwa sistem tersebut menjadi rangkaian terbuka. Tetapi apabila pada sistem tersebut mempunyai pentanahan yang baik seperti pada gambar 2.4, maka saat terjadi gangguan akan ada lintasan arus untuk kembali ke sumber arus. Dengan demikian tanah sekitar sistem mengandung beda potensial kecil yang masih aman bagi operator. Sistem dengan pentanahan tersebut menjadi suatu rangkaian tertutup.
https://thumbp10-sg3.mail.yahoo.com/tn?sid=1834645683&mid=ABCvCmoAAA92VCU6WQsAaKterNk&midoffset=2_0_0_1_167614&partid=2&f=1904&fid=Inbox&m=ThumbnailService
Gbr. 2. Lintasan arus gangguan di tanah

Selama kondisi gangguan ke tanah, arus gangguan yang masuk kedalam tanah akan menimbulkan gradient voltage pada substation dan sekitarnya. Gradient voltage ini akan membahayakan manusia pada daerah tersebut dan akan menimbulkan tegangan yang berbahaya pada peralatan yang ditanahkan. Untuk mengurangi luas dari gradient voltage, digunakan Grounding grid yang akan mengurangi luas dari gradient voltage. Beberapa hal yang diperhatikan dalam kontrol gradient over voltage.

Beberapa hal yang diperhatikan dalam kontrol gradient over voltage adalah :

  1. Tegangan sentuh merupakan tegangan yang diterima manusia saat berdiri diatas tanah dan menyentuh benda yang di tanahkan saat terjadi gangguan.
  2. Tegangan langkah yang artinya adalah tegangan yang timbul saat terjadi gangguan, dan masuk dalam tubuh manusia ketika berdiri diatas tanah pada jarak satu langkah.
  3. Tegangan mesh yang sebenarnya adalah suatu keadaan khusus dari tegangan sentuh yang dialami manusia, dimana berdiri tepat di tengah-tengah mesh dan menyentuh benda yang di tanahkan saat terjadi gangguan .
C. Tahanan jenis tanah.
Faktor keseimbangan antara tahanan pembumian dan kapasitansi di sekelilingnya adalah tahanan jenis tanah yang direpresentasikan dengan Harga tahanan jenis tanah dalam kedalaman tertentu tergantung pada beberapa faktor yaitu :
  1. Jenis tanah : liat, berpasir, berbatu dan lain-lain.
  2. Lapisan tanah : berlapis-lapis dengan tahanan jenis berlainan atau uniform.
  3. Komposisi kimia dari larutan garam dalam kandungan air
  4. Kelembaban tanah
  5. Temperatur
  6. Kepadatan tanah
Jenis tanah, seperti berpasir, berbatu, tanah liat dan lain-lain mempengaruhi besar tahanan jenis. Berdasarkan Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000) tahanan jenis tanah dari berbagai jenis tanah dapat dilihat pada Tabel 2.1

Tabel 2.1 Resistansi Jenis Tanah (ohm-meter):
  • Tanah Rawa 30 ohm-meter
  • Tanah Liat dan Tanah Ladang 100 ohm-meter
  • Pasir Basah 200 ohm-meter
  • Kerikil Basah 500 ohm-meter
  • Pasir dan Kerikil kering 1000 ohm-meter
  • Tanah Berbatu 3000 ohm-meter

Untuk perhitungan digunakan table 2.2

Tabel 2.2 Resistansi Rata-rata Jenis Tanah (ohm-meter)
  • Tanah organik yg basah 1O Ohm-meter
  • Tanah basah 100 ohm-meter
  • Tanah kering 1000 ohm-meter
  • Lapisan tanah keras 10000 ohm-meter

Nilai Pentanahan (Grounding) yang Aman Pada Instalasi, Puil 2000 bahwa pada instalasi listrik ada dua jenis resiko utama :

  1. Arus kejut listrik suhu berlebih yang sangat mungkin mengakibatkan kebakaran, luka bakar, efek cedera Listrik.
  2. Untuk menghindarkan manusia dan ternak dari bahaya yang timbul karena sentuhan dengan bagian aktif instalasi listrik maka dapat dilakukan cara-cara berikut.:- Mencegah mengalirnya arus melalui badan manusia atau ternak
    - Membatasi nilai arus yang dapat  mengalir melaluai badan manusia sampai suatu nilai yang lebih kecil dari arus kejut.
    - Memasang Pengaman otomatis yang bisa memutuskan sirkit apabila terjadi arus ganguan atau kegagalan isolasi yang menimbulkan arus bocor, ( alat seperti ELCB / GPAS, dll )

Nilai Tahanan Pembumian  
Untuk sistem pembumian instalasi kondisi ini harus terpenuhi.

Ra  = Besar tahanan Pembumian

Ia  = Arus Listrik yang menyebabkan operasi  otomatis dari gawai proteksi yang tergantung dari jenis dan karasteristik gawai proteksi yang digunakan. Dalam hal ini gawai dengan karasteristik waktu terbalik ( invers ) yaitu pengaman lebur ( PL atau sikring ) atau pemutus sirkit ( misal MCB ) dan Ia haruslah arus yang menyebabkan bekerjanya gawai proteksi dalam waktu 5 detik.

50 volt = adalah Tegangan yang aman untuk manusia.

Contoh
Sebuah instalansi dengan daya 900 VA  mempunyai pengaman jenis MCB   4 A  Supaya instalasi aman untuk manusia,  instalasi tersebut harus digrounding dengan nilai :

Diketatahui:
Tegangan yang aman bagi manusia  V =  50 Volt
Daya listrik 900 VA mempunyai proteksi arus Ia = 4 ampere
Ditanya  Ra........?

Ra  =  V / Ia

       .   50 / 4    = 12.5 ohm



DAFTAR PUSTAKA:
  1. Central Station Engineers Of The Westinghouse Electric Corporation Elecrical Transmision and Distribution Reference Book-Fourth Edition.USA: Westinghouse Electric Corporation,1964.
  2. IEEE Guide for safety in AC Substation Grounding. ANSI/IEEE Std 80-1986.New York: The Institute of Electrical and electronics Enginers Inc,1985
  3. Persyaratan Umum Instalasi Listrik Indonesia. Jakarta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia 2000